Oracle mengintegrasikan model Gemini milik Google ke dalam platform cloud-nya.

  • Oracle menambahkan model kecerdasan buatan Gemini milik Google ke dalam penawaran cloud-nya.
  • Pelanggan perusahaan akan dapat mengakses Gemini melalui Oracle Cloud Infrastructure dan aplikasi Fusion serta NetSuite-nya.
  • Aliansi ini memperkuat strategi multi-model Oracle, yang sudah mencakup model dari penyedia AI lainnya.
  • Saham Oracle melonjak tajam setelah pengumuman tersebut, di tengah meningkatnya persaingan di pasar AI berbasis cloud.

Gemini AI

Oracle telah mengumumkan integrasi model AI Gemini milik Google ke dalam platform cloud-nya, sebuah langkah yang memperkuat strateginya untuk menawarkan berbagai pilihan AI kepada pelanggan perusahaannya. Berita ini, yang muncul minggu ini, memicu kenaikan signifikan pada harga saham Oracle, yang awalnya melonjak pada pembukaan pasar, menurut laporan awal.

Aliansi antara Oracle dan Google bukanlah hal baru, tetapi langkah ini mewakili perluasan signifikan dari kolaborasi mereka . Kini, model Gemini akan tersedia melalui Oracle Cloud Infrastructure (OCI) dan akan diintegrasikan ke dalam aplikasi utama seperti Oracle Fusion Cloud Applications dan Oracle NetSuite. Idenya adalah agar perusahaan dapat mengembangkan dan menerapkan aplikasi AI generatif dengan fleksibilitas yang lebih besar, tanpa harus meninggalkan ekosistem Oracle.

AI dalam bisnis
Artikel terkait:
Penerapan Kecerdasan Buatan dalam Lingkungan Bisnis

Aliansi strategis di cloud

Gemini AI

Keputusan Oracle untuk menambahkan model Google ke katalognya mencerminkan tren yang berkembang di industri ini: menawarkan pelanggan akses ke berbagai alat AI alih-alih membatasi mereka pada satu model eksklusif. Oracle sudah memiliki perjanjian dengan penyedia kecerdasan buatan lainnya, dan dengan hadirnya Gemini, perusahaan semakin memperluas jangkauan pilihannya.

Berdasarkan ketentuan perjanjian, pelanggan Oracle akan dapat menggunakan model Gemini melalui AI Agent Studio for Fusion Applications, sebuah alat yang memungkinkan pembuatan agen AI otonom. Lebih lanjut, Oracle berencana untuk mengintegrasikan Gemini secara native ke dalam solusi perangkat lunak perusahaan mereka, sehingga mempermudah tugas-tugas seperti pembuatan laporan, otomatisasi alur kerja, dan analisis data.

Kecerdasan Buatan
Artikel terkait:
Integrasi kecerdasan buatan di sektor-sektor strategis Spanyol dan kerangka kerja Eropa.

Model Gemini untuk aplikasi bisnis

Gemini AI

Integrasi Gemini ke dalam Oracle Fusion Applications dan NetSuite akan memungkinkan pengguna untuk mengakses kemampuan AI generatif tingkat lanjut langsung dari aplikasi yang sudah mereka gunakan . Misalnya, mereka dapat membuat email, meringkas dokumen, atau membuat presentasi dengan bantuan AI, semuanya tanpa perlu beralih jendela. Pendekatan ini bertujuan untuk mengurangi hambatan dan meningkatkan produktivitas tim.

Pengumuman ini datang di saat persaingan di pasar kecerdasan buatan berbasis cloud semakin intensif. Microsoft, melalui aliansinya dengan OpenAI, dan Amazon, dengan platform Bedrock-nya, juga bersaing untuk menarik bisnis. Oracle, di sisi lain, bertaruh pada pendekatan multi-model yang, menurut perusahaan, memberi pelanggan kebebasan untuk memilih model yang paling tepat untuk setiap tugas.

struktur untuk mencapai hasil yang lebih baik dengan kecerdasan buatan
Artikel terkait:
Panduan Lengkap tentang Rekayasa Konteks dan Optimasi untuk Kecerdasan Buatan

Pendekatan multi-model Oracle

Gemini AI

Alih-alih mengembangkan satu model AI eksklusif, Oracle memilih untuk membangun ekosistem yang mengintegrasikan model-model terbaik di pasaran . Strategi ini memungkinkan perusahaan untuk menyimpan data dan aplikasi mereka di dalam infrastruktur Oracle sambil memanfaatkan kekuatan berbagai kecerdasan buatan. Perusahaan menegaskan bahwa fleksibilitas ini sangat penting bagi organisasi untuk berinovasi tanpa terikat pada satu vendor saja.

Berita ini juga berdampak pada pasar keuangan. Saham Oracle naik tajam, meskipun angka pastinya bervariasi tergantung sumbernya: beberapa media melaporkan kenaikan 3,3%, sementara yang lain menyebutkan lebih dari 8%. Bagaimanapun, pasar bereaksi positif terhadap perluasan aliansi dengan Google , yang telah menghasilkan hasil awal di bidang infrastruktur cloud.

Agensi SEO
Artikel terkait:
Masa depan agensi SEO: lompatan pasti menuju kecerdasan buatan

Gemini AI

Aliansi antara Oracle dan Google bukanlah hal baru; kedua perusahaan telah berkolaborasi selama bertahun-tahun di bidang infrastruktur cloud, dan pengumuman ini merupakan langkah lebih lanjut dalam hubungan tersebut. Pasar merespons dengan optimisme, dan saham Oracle mencatat kenaikan yang signifikan pada hari setelah pengumuman tersebut. Semua ini terjadi dalam lingkungan di mana permintaan akan solusi AI perusahaan terus meningkat.

Gemini AI

Aliansi antara Oracle dan Google tidak hanya menguntungkan pelanggan perusahaan tetapi juga memperkuat posisi Gemini sebagai pemain kunci di pasar AI berbasis cloud . Dengan integrasi ini, Google mendapatkan akses ke basis pengguna korporat yang sudah mengandalkan Oracle, sementara Oracle memperluas penawarannya tanpa harus berinvestasi dalam mengembangkan kecerdasan buatan sendiri dari awal. Simbiosis ini, sejauh ini, tampaknya berjalan dengan baik.

Fitur AI dan kreativitas pada Google Pixel
Artikel terkait:
Fitur kecerdasan buatan baru dan alat kreatif pada perangkat Google Pixel

Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google